Bauran Promosi
A. Bauran Promosi
Promosi adalah kegiatan menawarkan suatu produk / jasa dengan cara menggambarkan atau mengilustrasikan produk/jasa yang ditawarkan serta keunggulan yang dimilikinya dengan tujuan konsumen akan tertarik dan menggunakan produk/jasa tersebut.
B. Bentuk2 Promosi
- Pameran dagang Adalah kegiatan memasarkan dan memamerkan produk. Beberapa pameran gadang terbuka untuk umum, dan spesifik.
- In house promotion Adalah kegiatan promosi yang dilakukan secara internal dalam suatu perusahaan.
- Periklanan Adalah kegiatan promosi dan penyajian ide trkait dengan produk / jasa yang kita jual dengan memerlukan bayaran.
- Public relation Adalah kegiatan memperkenalkan produk pada pasar yang lebih luas serta memantapkan semua image (citra) positif bagi produk dan usahanya.
- Familiarization Adalah kegiatan suatu bentuk promosi dengan cara mengenalkan barang / produk yang masigh tersisa.
- Signage Adalah suatu rancangan atau penggunaan lambing-lambang dan symbol guna untuk melakukan promosi.
- Tampilan display Adalah kegiatan dalam bentuk promosi dengan cara memperlihatkan tampilannya terlebih dahulu.
C. Pemilihan Media iklan
1. Brosur adalah terbitan tidak berkala yang dapat terdiri dari satu hingga sejumlah kecil halaman, tidak terkait dengan terbitan lain, dan selesai dalam sekali terbit. Halamannya sering dijadikan satu (antara lain dengan stapler, benang, atau kawat), biasanya memiliki sampul, tapi tidak menggunakan jilid keras.
2. Katalog memuat informasi yang lebih lengkap, dari informasi seputar spesifikasi produk, gambar produk, kelebihan dan keunggulan, bahkan setiap kali diinformasikan juga harga produk tersebut. Katalog akan memudahkan konsumen untuk bisa memilih sendiri produk mana yang sesuai dengan keinginan dan anggaran biayanya. Terkadang produk-produk yang didisplay pada katalog disertai juga dengan info diskon. Contoh penggunaan katalog antara lain digunakan oleh Giant, Alfamart, Hero, Carrefour dan sebagainya.
3. Pamphlet adalah semacam booklet (buku kecil) yang tak berjilid. Mungkin hanya terdiri dari satu lembar yang dicetak di kedua permukaannya. Tapi bisa juga dilipat di bagian tengahnya sehingga menjadi empat halaman. Atau bisa juga dilipat tiga sampai empat kali hingga menjadi beberapa halaman.
4. Booklet merupakan media komunikasi massa yang bertujuan untuk menyampaikan pesan yang bersifat promosi, anjuran, larangan-larangan kepada khalayak massa dan berbentuk cetakan.
5. Spanduk merupakan suatu media informasi dan promosi yang sering digunakan oleh produsen dalam memasarkan sebuah produk, spanduk terdapat pada tepi jalan raya pada warung. Spanduk banyak dimininati oleh para perusahaan dalam memasarkan produknya, sebab harga pembuatannya yang cenderung lebih murah, selain itu sangat efektif dalam media promosi, tergantung desain yang pas untuk promosi produk.
6. Billboard atau sering disebut dengan papan reklame adalah bentuk promosi iklan luar ruang dengan ukuran besar. Billboard adalah bentuk poster dengan ukuran yang lebih besar yang diletakkan tinggi di tempat tertentu yang ramai dilalui orang. Reklame memiliki dua sifat, pertama reklame bersifat komersial yaitu suatu reklame yang digunakan untuk memperoleh keuntungan. Kedua, reklame bersifat sosial yaitu suatu reklame yang semata-mata tidak bertujuan untuk mendapatkan keuntungan yang berbentuk material.
7. Media Sosial (Social Media) adalah saluran atau sarana pergaulan sosial secara online di dunia maya (internet). Para pengguna (user) media sosial berkomunikasi, berinteraksi, saling kirim pesan, dan saling berbagi (sharing), dan membangun jaringan (networking). Media sosial merupakan sebuah media online, dengan para penggunanya (users) bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum, dan dunia virtual. Jenis-Jenis Media Sosial Media sosial yang populer digunakan di Indonesia antara lain, facebook, twitter, youtube, instagram, blog, website dan google plus.
D. Faktor-faktor yang mempengaruhi bentuk
promosi
1. Jenis pasar produk
Tingkat pemanfaatan alat promosi bervariasi antara pasar konsumen dan pasar industri. Pada perusahaan barang konsumsi akan lebih memusatkan pada promosi penjualan, periklanan, penjualan perorangan dan hubungan masyarakat, sesuai dengan urutannya. Sedangkan perusahaan industri akan lebih memusatkan pada penjualan perorangan, promosi penjualan, periklanan dan hubungan masyarakat.
2. Strategi dorong lawan strategi tarik
Bauran promosi sangat dipengaruhi oleh apakah perusahaan memilih strategi dorong atau strategi menarik untuk menciptakan penjualan. Pada strategi dorong, penjualan perorangan dan promosi penjualan yang lebih diperhatikan sedang pada strategi tarik, periklanan dan promosi kepada konsumen akan lebih berperan.
3. Kesiapan tahap pembeli Alat-alat promosi memiliki efektivitas biaya yang berbeda pada berbagai tingkat kesiapan pembeli. Periklanan dan publisitas memiliki peranan dalam tahap membangun kesadaran. Pengertian pelanggan akan dipengaruhui oleh penjualan perorangan. Sedangkan pemesanan dan pemesanan kembali akan dipengaruhi oleh penjualan perorangan dan promosi penjualan. Jadi pada tahap-tahap awal dari proses keputusan pembeli, periklanan dan publisitas akan lebih berperan dan pada tahap-tahap akhir, penjualan perorangan dan promosi penjualan lebih efektif.
E. Strategi Promosi dengan Melihat Siklus
Hidup Produk
Siklus hidup produk (product life cycle) merupakan rentetan kegiatan yang harus dilalui oleh perusahaan asing. Siklus hidup produk adalah tahapan-tahapan perjalanan hidup suatu produk mulai dari diperkenalkannya kepada pasar (market) hingga pada akhirnya hilang dari pasaran. Untuk memperpanjang umur hidup suatu produk, produsen harus bekerja keras melakukan berbagai strategi agar produknya dapat bertahan lebih lama lagi di pasar (market). Siklus hidup produk memiliki 4 tahap, yaitu sebagai berikut:
Tahap pengenalan: Pada tahap ini perusahaan berusaha untuk menginformasikan dan mendidik pelanggan potensial, Tahap pertumbuhan: Pada tahap ini konsumen mulai menyadari bahwa konsumen benar benar membutuhkan produk tersebut, Tahap dewasa: Pada tahap ini mulai terjadinya persaingan pasar yang meningkat dan kurva penjualan mendatar.
Komentar
Posting Komentar